Desa Semagung
Kecamatan Bagelen, Kabupaten Purworejo
Kelas HTDM di Semagung, Sosialisasi Cara Bijak Kelola Hipertensi & Diabetes di Awal Puasa
Puasa Bukan Halangan! Kelas HTDM oleh Puskesmas Dadirejo di Semagung, Sosialisasikan Cara Bijak Kelola Hipertensi & Diabetes di Awal Bulan Puasa bagi peserta kelas HTDM"
Bulan Ramadhan hadir membawa berkah dan kesempatan untuk memperbaiki diri. Namun, bagi para penderita hipertensi dan diabetes melitus (HTDM), menjalankan ibadah puasa kerap diiringi kekhawatiran akan risiko kambuhnya gejala atau gangguan kesehatan. Melihat fenomena ini, Puskesmas Dadirejo bersama kader kesehatan Desa Semagung, mereka mengadakan Kelas HTDM bertepatan di awal bulan puasa sebagai bentuk edukasi praktis "puasa bukanlah halangan, asal dijalani dengan bijak".
Program ini dirancang khusus untuk menjawab kegelisahan masyarakat. Dengan menggabungkan ilmu medis dan kearifan lokal, para peserta diajak memahami cara mengatur pola makan, memantau kesehatan, serta menjaga keseimbangan aktivitas selama Ramadhan.
Panduan Praktis Kelola HTDM Selama Ramadan
Berikut langkah-langkah konkret yang dibagikan dalam "Kelas HTDM" :
1. Atur Pola Makan Seimbang
- Kurangi makanan manis dan berkarbohidrat tinggi seperti sirup, kue, atau nasi putih berlebihan. Ganti dengan karbohidrat kompleks (beras merah, oat) dan tingkatkan serat dari sayuran, buah rendah gula (apel, pepaya), serta kacang-kacangan.
- Hindari gorengan dan minuman manis yang memicu lonjakan kalori, seperti kerupuk atau es teh manis.
2. Penuhi Cairan Tubuh dengan Formula 2-4-2
Agar terhindar dari dehidrasi:
- 2 gelas air putih saat sahur;
- 4 gelas air putih antara berbuka hingga sebelum tidur;
- 2 gelas air putih sebelum imsak.
3. Pantau Kadar Gula Darah Secara Rutin
- Lakukan pemeriksaan gula darah sebelum sahur dan setelah berbuka.
- Jika kadar gula darah melebihi 300 mg/dL, disarankan untuk membatalkan puasa dan segera konsultasi ke dokter.
- Kadar HbA1c di atas 10% (rata-rata gula darah 3 bulan terakhir) menandakan risiko komplikasi yang tinggi.
4. Tetap Aktif, tapi Hindari Kelelahan
- Lakukan aktivitas ringan seperti jalan pagi atau membersihkan rumah.
- Hindari olahraga berat saat puasa untuk mencegah hipoglikemia (gula darah drop).
5. Patuhi Jadwal Konsumsi Obat
- Konsumsi obat atau insulin sesuai anjuran dokter. Jika ada perubahan jadwal selama puasa, diskusikan terlebih dahulu.
- Jika sering mengalami gula darah drop dalam 3 bulan terakhir, evaluasi ulang kesiapan berpuasa bersama tenaga medis.
Siapa yang Tidak Dianjurkan Berpuasa?
Puasa sebaiknya dihindari jika:
- Kadar gula darah tidak stabil (sering drop atau terlalu tinggi),
- Sedang hamil dengan riwayat diabetes,
- Ada komplikasi kesehatan serius seperti gangguan ginjal atau jantung.
Selamat menjalankan ibadah puasa penuh berkah – sehat jiwa dan raga!



Mas Mahmud
02 Juli 2025 16:28:55
Wah... Sangat bermanfaat sekali, terimakasih pak informasinya ...