Desa Semagung
Kecamatan Bagelen, Kabupaten Purworejo
Tradisi Songolikuran: Kebersamaan Warga Desa Semagung di Penghujung Ramadan
Semagung 18 Maret 2026- Menjelang akhir bulan suci Ramadan, masyarakat Desa Semagung kembali menggelar tradisi turun-temurun yang dikenal dengan Songolikuran atau kenduri tanggal 29 Hijriyah pada bulan puasa. Kegiatan ini dilaksanakan di serambi Masjid At-Taqwa Desa Semagung dan diikuti oleh seluruh warga desa dengan penuh khidmat dan kebersamaan.
Tradisi Songolikuran menjadi momen istimewa karena warga dan pemudik bisa berkumpul karena ikut kenduri. Pada malam ke-29 Ramadan, setiap kepala keluarga (KK) membawa hidangan dari rumah masing-masing berupa nasi, sayur, serta aneka lauk pauk yang ditempatkan dalam wadah tradisional yang dikenal sebagai cettting. Hidangan tersebut kemudian dikumpulkan di serambi masjid untuk didoakan bersama sesudah ditukar silang antar warga mewujudkan kebersamaan.
Kepala Desa Semagung dalam keterangannya menyampaikan bahwa tradisi ini bukan sekadar makan bersama, melainkan wujud nyata dari nilai gotong royong, kebersamaan, dan rasa syukur atas nikmat yang diberikan selama menjalani ibadah puasa.
“Melalui kenduri ini, kita mempererat silaturahmi antarwarga sekaligus memanjatkan doa agar seluruh amal ibadah di bulan Ramadan diterima oleh Allah SWT,” ujarnya.
Acara diawali dengan berkumpul bersama per lingkungan RT Warga duduk berjejer membentuk lingkaran, kemudian antar warga saling berkat ditukar antar warga berbagi hidangan tanpa memandang status sosial, mencerminkan nilai kesederhanaan dan persatuan. kemudian dilanjutkan pembacaan doa bersama yang dipimpin oleh tokoh agama setempat, dilanjutkan dengan makan bersama dalam suasana penuh kehangatan.
Selain sebagai tradisi budaya, Songolikuran juga menjadi sarana edukasi bagi generasi muda untuk mengenal dan melestarikan kearifan lokal. Para orang tua mengajak anak-anak mereka untuk turut serta, agar nilai-nilai kebersamaan ini tetap terjaga di masa mendatang.
Dengan tetap mempertahankan tradisi Songolikuran, masyarakat Desa Semagung berharap semangat kebersamaan dan kekeluargaan akan terus hidup, tidak hanya di bulan Ramadan, tetapi juga dalam kehidupan sehari-hari.



Mas Mahmud
02 Juli 2025 16:28:55
Wah... Sangat bermanfaat sekali, terimakasih pak informasinya ...